Sabtu, 28 Agustus 2010

Gunung Sinambung Mengeluarkan Asap Tebal Waraga Cemas Lagi

VIVAnews - Warga di lereng Gunung Sinabung kembali khawatir dengan peningkatan aktivitas gunung tersebut. Asap tebal kembali membumbung. Warga saat ini belum mendapatkan penjelasan mengenai peningkatan aktivitas vulkanik  tersebut.

Peningkatan aktivitas Gunung Sinabung, selain mengeluarkan asap tebal juga terjadi hujan debu. Bahkan, dari desa Sukanalu Kecamatan Namanteran Kabupaten Karo Sumatera Utara, gunung tersebut sudah tidak terlihat, padahal cuaca cerah.

Akibat asap dan debu ini warga khawatir mendatangkan penyakit ganguan pernafasan (ISPA). Saat ini, mereka hanya mengatasinya dengan cara menutup mulut. Mereka juga tidak bisa beraktivitas seperti biasa karena mereka hanya berkumpul di kampung sambil memantau gunung.

NASA Temukan Kembaran Bumi?

VIVAnews -- Badan antariksa Amerika Serikat (NASA)  mengumumkan temuan baru yang dihasilkan satelit Kepler,  Kamis 26 Agustus 2010.
Kepler menemukan kelompok planet alien, planet-planet yang tak pernah dilihat sebelumnya itu mengelilingi sebuah bintang -- seperti planet dalam tata surya yang mengelilingi Matahari. Temuan itu dinamakan sistem Kepler 9.

Pengamatan dari observatorium Kepler mengkonfirmasikan dua planet seukuran Saturnus mengorbit sebuah bintang -- dalam jarak sekitar 2.300 tahun cahaya dari Bumi.

Mereka juga mengungkapkan kandidat planet yang mungkin sama ukurannya dengan Bumi dalam sistem yang sama.

Mengapa kandidat? Karena keberadaannya belum terkonfirmasi.

Sampai saat ini, para astronom belum mengkonfirmasi apakah ada planet yang potensial seperti Bumi -- dalam arti bisa menopang kehidupan. Namun, analisa awal mengatakan, planet tersebut punya radius 1,5 kali Bumi.

Selasa, 29 Juni 2010

Paus Kabulkan Pengunduran Diri Uskup Agung Jakarta

KOMPAS.com - Paus Benediktus XVI mengabulkan permohonan pengunduran diri Julius Kardinal Darmaatmadja SJ sebagai Uskup Agung Jakarta. Informasi yang diperoleh melalui surat elektronik dari Pastor Vikaris Episkopalis Keuskupan Agung Jakarta (Vikep KAJ) Andang L Binawan SJ pada Senin (28/6/2010) menunjukkan, Tahta Suci mengumumkan hal tersebut, Senin, pada pukul 12.00 waktu Roma atau pukul 17.00 WIB.
Menurut Hukum Kanonik Gereja Katolik, usia maksimal seorang uskup adalah 75 tahun. Lantaran sudah menempuh umur tersebut, Julius Kardinal, kelahiran Muntilan, Magelang, Jawa Tengah pada 20 Desember 1934 ini harus mengundurkan diri.
Terkait dengan peresmian tersebut, Monsinyur (Mgr) I. Suharyo yang sebelumnya menjabat sebagai uskup koajutor atau uskup pengganti sejak 28 Oktober 2009 lalu, menjadi Uskup Agung Jakarta. Suharyo, mantan Uskup Agung Semarang ini menjadi uskup yang ke-14 di KAJ.
Lebih lanjut, Andang menulis, pada Selasa (29/6/2010), pukul 18.00 WIB di Gereja Katedral Jakarta akan dilaksanakan perayaan ekaristi syukur berkenaan dengan keputusan tersebut.

Sabtu, 12 Juni 2010

Santa Anna

Santa Anna
Santa Anna dan Santo Yoakim adalah orangtua kandung Santa Perawan Maria, Bunda Yesus, Putera Allah. Keduanya dikenal sebagai keturunan raja Daud yang setia menjalankan kewajiban agamanya serta dengan ikhlas mengasihi dan mengabdi Allah dan sesamanya. Oleh karena itu keduanya layak dihadapan Allah turut serta dalam karya keselamatan Allah. Santa Anna dihormati sebagai pelindung kaum ibu, khususnya yang sedang hamil dan sibuk mengurus keluarganya. Pesta : 26 Juli
Diceritakan bahwa sejak perkawinan antara Anna dan Yoakim, tak henti-hentinya Anna mengharapkan karunia Tuhan berupa seorang anak. Cukup lama ia menantikan tibanya karunia Allah itu. Anna sesekali menganggap keadaan dirinya yang tak dapat menghasilkan keturunan itu sebagai hukuman Allah atas dirinya, sebagaimana anggapan umum masyarakat Yahudi pada waktu itu. Karena itu diceritakan bahwa ia tak henti-hentinya tanpa putus asa berdoa kepada Allah agar kenyataan pahit itu ditarik Allah dari padanya. Setiap tahun, Anna dan Yohakim berziarah ke Bait Allah Yerusalem untuk berdoa. Ia berjanji, kalau Tuhan menganugerahkan anak kepadanya, maka anak itu akan dipersembahkan kembali kepada Tuhan.

Santo Kanisius

Santo Kanisius
Santo Petrus Kanisius, Pengaku Iman dan Pujangga Gereja. Ia dianugerahi karisma yang besar, terutama pada pandangannya yang jauh ke depan, menyingkapkan kebutuhan zaman dan Gereja sepanjang masa, terutama di bidang pendidikan dan penerbitan. Pesta : 21 Desember
Lahir di Nijmegen, Belanda pada tanggal 8 Mei 1521. Pada waktu itu Nijmegen merupakan bagian dari Keuskupan Agung Koln yang masih di bawah pengawasan Jerman. Karena kecerdasan otaknya maka sejak umur 15 tahun ia belajar di Universitas Koln. Pada umur 19 tahun, ia masuk Serikat Yesus. Semasa hidupnya ia menyaksikan pergolakan hebat di dalam Gereja, yaitu perpecahan di antara umat Kristen yang disebabkan Protestantisme.
Kesucian dan kariernya sangat kuat dipengaruhi oleh Petrus Faber dan Ignasius Loyola. Ia bertemu dengan Petrus Faber dalam sebuah retret. Sedangkan pengaruh dari Ignasius Loyola didapatkan karena selama 6 bulan di Roma dia tinggal bersama Ignasius.

Santo Mikael

Santo Mikael
Mikael, yang berarti ‘Siapakah yang sama dengan Allah?’ adalah Malaekat Agung Allah. Dalam iman Kristen, Mikael dikenal sebagai pembela kaum beriman menghadapi seorang musuh. Pesta : 29 September.
Cerita klasik tentang malaekat agung Mikael umumnya bersumber pada Kitab Wahyu Yohanes yang menggambarkan pertentangan antara yang baik dan yang jahat. Dalam Wahyunya, Yohanes menulis : “Mikael bersama malaekat-malaekatnya berperang melawan naga itu dan naga itu dibantu oleh malaekat-malaekatnya, tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di surga. Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Setan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan kebawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama malaekat-malaekatnya.” (Why 12:7-9).
Lalu Yohanes mendengar suara nyaring di surga: “Sekaranglah saatnya Allah menyelamatkan umatNya! Sekarang Allah sudah menunjukkan kuasaNya sebagai Raja! Sekarang Raja Penyelamat Yang dijanjikan-Nya itu telah menunjukkan kekuasaan-Nya! Sebab, yang menuduh saudara-saudara kita di hadapan Allah siang dan malam, sudah dikeluarkan dari surga. Saudara-saudara kita sudah mengalahkan dia dengan darah Anak Domba itu, dan dengan Sabda Allah yang mereka kabarkan. Mereka rela mengorbankan nyawa mereka sampai mati. Sebab itu, hendaklah surga dan semua yang tinggal di dalamnya, bersukaria! Tetapi celakalah bumi dan laut, karena iblis sudah turun kepadamu dengan amarah yang sangat besar. Sebab ia tahu bahwa waktunya tinggal sedikit.”

Santo Martinus

Santo Martinus
Nama : Santo Martinus (316-397), Uskup dan Pengaku Iman
Pesta : 11 November
Lambang : Seorang perwira Romawi menunggang kuda, membagi dua mantolnya
dan memberikannya sebagian kepada seorang pengemis.
Martinus lahir di Sabaria, Pannonia (sekarang: Szombathely, Hungaria Barat) pada tahun 335 dan dibesarkan di Italia. Ayahnya seorang perwira tinggi Romawi yang masih kafir. Sulpicius Severus, pengikut dan penulis riwayat hidupnya, mengatakan bahwa Martinus pada umur 10 tahun diam-diam mengikuti pelajaran agama Kristen tanpa sepengetahuan orang tuanya. Ayahnya sangat mengharapkan dia menjadi perwira Romawi seperti dirinya. Oleh karena itu pada usia 15 tahun, ia memasukkan Martinus dalam dinas militer.
Dalam suatu perjalanan dinas ke kota Amiens, pada musim dingin tahun itu, Martinus berpapasan dengan seorang pengemis malang yang sedang kedinginan di pintu gerbang kota. Pengemis itu mengulurkan tangannya meminta sesuatu dari padanya. Karena ia tidak membawa uang sesen pun pada waktu itu dan tergerak oleh belas kasihannya yang besar pada pengemis malang itu, ia segera menghunus pedangnya dan membelah mantelnya yang indah itu. Sebagian untuk dia dan sebagian lagi diberikan kepada pengemis itu. Ketika memasuki kota Amiens, banyak orang menertawakan dia karena mantelnya yang aneh itu.